Bad night.
Saya berada di posisi yang sebenarnya saya tidak inginkan.
Okay, di satu sisi saya ingin berharga di matanya, hidupnya, (mungkin) di lingkungannya.
Tapi di sisi lain, saya hanya bisa membiarkan itu untuk senyumannya.
Tidak akan pernah ada asap jika tidak pernah ada pembakaran.
Saya menyesal, semenyesal-nyesalnya orang menyesal.
Tapi tadi saya sedikit terbakar, dan tanpa saya izinkan asap itu muncul.
Manusiawi memang, tapi saatnya sedang tidak tepat.
Segeralah menghilanglah kau asap, kembalikan kami seperti semula.
Dan saya pun belajar satu hal, jangan pernah bermain api jika memang tak ingin asap itu muncul.
I'm sorry. Really, I feel guilty about it. I hope you'll forget it as you said.
Hunny, I'm sorry, I didn't mean to hurt you. Nevermind. I'm okay. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar